Kejar Target Publikasi, Sekretaris PERSINAS ASAD Sragen Blusukan Cari Berita


SRAGEN – Ada-ada saja cara pengurus organisasi mengejar target publikasi. Kali ini, Sekretaris PERSINAS ASAD Kabupaten Sragen, Muhammad Abdul Aziz, dikabarkan mulai menjalankan misi khusus dengan blusukan ke sejumlah Pengurus Kecamatan (Pengcam) demi mencari bahan berita.

Bukan mencari harta karun, apalagi mencari jodoh. Aziz justru berburu kegiatan yang bisa diangkat menjadi berita. Baginya, setiap latihan pencak silat, pertemuan pengurus, hingga kegiatan sederhana berpotensi menjadi bahan publikasi, asalkan ada foto, narasi, dan narasumber yang bisa dimintai keterangan.

Dalam kisah banyolan ini, Aziz digambarkan seperti wartawan investigasi. Bedanya, kalau wartawan mencari fakta, dirinya mencari pengurus yang masih menyimpan dokumentasi kegiatan di galeri telepon genggam.

Konon, setiap tiba di Pengcam, pertanyaan pertamanya bukan lagi, "Apa kabar, Pak?" melainkan, "Ada kegiatan apa yang belum diberitakan? Foto-fotonya masih ada, kan?"

Saking semangatnya, pengurus yang melihat Aziz datang dari kejauhan langsung bersiap membuka galeri ponsel. Ada pula yang pura-pura sibuk latihan karena khawatir mendapat tugas membuat kronologi kegiatan.

Target publikasi memang bukan perkara ringan. Berita harus terus mengalir, sementara kegiatan di lapangan terkadang lebih cepat selesai daripada laporan yang masuk ke meja sekretaris.

Dalam cerita humor ini, Aziz bahkan diibaratkan memiliki jurus baru bernama "Jurus Seribu Rilis". Sekali berkunjung, minimal membawa pulang satu berita. Kalau pulang tanpa bahan publikasi, rasanya seperti pesilat turun gelanggang tetapi lupa membawa seragam.

Meski dikemas dengan banyolan, kisah blusukan tersebut menyimpan pesan sederhana bahwa kegiatan positif organisasi perlu didokumentasikan agar diketahui masyarakat luas.

Sebab, sehebat apa pun kegiatan di lapangan, kalau tidak ada yang menulis, masyarakat belum tentu mengetahuinya.

Kini muncul candaan baru di kalangan pengurus: kalau Muhammad Abdul Aziz datang berkunjung, jangan buru-buru menghidangkan kopi. Siapkan dulu foto kegiatan, daftar hadir, dan keterangan narasumber.

Kopinya boleh menyusul, yang penting target berita jangan sampai kabur!

Hahaha... Salam satu pena, sejuta berita!

(Rizal PM)

Catatan: Tulisan ini merupakan humor dan satire ringan untuk hiburan internal, bukan laporan kejadian faktual.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketum DPP IKM didampingi DPW dan DPD IKM se-Jawa Tengah bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah

Lewat Kreasi Tumpeng, LDII Pedan Tanamkan Kemandirian Kader Wanita

PC LDII Balongbendo Ikut Ngaji Bareng 1.000 Guru TPQ di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo